[ERA DIGITALISASI] KEREN! Presiden Jokowi Pimpin Rapat Terbatas Kabinet Secara ‘Online’

“Rapat terbatas diikuti 41 Anggota Kabinet membahas Percepatan Ekonomi dalam Menghadapi Masalah Tekanan Virus Korona,” ujar Sekretaris Kabinet Pramono Anung dalam unggahannya lewat Instagram pribadinya pada hari Senin, 16 Maret 2020 sekitar pukul 10.18 WIB. Presiden Joko Widodo memimpin Rapat Terbatas bersama Wakil Presiden (Wapres) Kiai Haji Ma’ruf Amin secara daring

[OPTIMIS BEKERJA] Menkeu Sri Mulyani: Bersama BI Dan OJK Terus Kawal Dinamika Pasar Keuangan Global

”Dari kita kan tetap sama. Kami dengan Gubernur Bank Indonesia, dengan OJK akan terus mengawal dan melihat dinamika ini,” ujar Menkeu menjawab pertanyaan wartawan usai mengikuti Rapat Terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Senin, 9 Maret 2020. Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati, menyampaikan bahwa situasi dinamika yang berasal di pasar keuangan

Ekonomi Global Tidak Menentu, Menko Marves Luhut: Harus Tenang, Tidak Boleh Reaktif

”Dan tadi pagi saya bicara juga dengan beberapa teman di luar/luar negeri, mereka memang masih melihat ketidakpastian ini ya cukup ya harus hati-hati menghadapi. Dan mereka mengapresiasi bahwa Indonesia dalam penangangan Virus Korona ini cukup bagus, tidak ada kepanikan dan semua masih tenang,” kata Menko Marves menjawab pertanyaan wartawan usai

Dampak Korona Terhadap Investasi, Presiden Jokowi: Jangan Lama, Percepat Prosedur Yang Berbelit-Belit

”Itu saja yang dibicarakan sudah, prosedur mana potong, prosedur mana sederhanakan, prosedur mana simpelkan,” tutur Presiden Jokowi saat memberi arahan pada Rapat Kerja Kementerian Perdagangan Tahun 2020, Istana Negara, Jakarta, Rabu, 4 Maret 2020. Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa fokus dalam Rapat Kerja (raker) Kementerian Perdagangan (Kemendag) itu pada bagaimana melakukan

Penyusunan APBN 2021, Menkeu Sri Mulyani: Pertimbangkan Covid-19 Dan Prioritas Program B40-B50 Serta Tingkatkan Lifting Minyak

Presiden Joko Widodo meminta dilakukan kalkulasi secara detail mengenai risiko pelemahan ekonomi global, termasuk akibat dari merebaknya virus corona yang terjadi di awal tahun ini dan kemungkinan dampak ekonomi lanjutan di tahun 2021. Defisit neraca perdagangan dan transaksi berjalan pada tahun 2021  harus semakin turun. Untuk itu, perlu diberikan prioritas pengembangan

Pelemahan Ekonomi Global, Presiden Jokowi: Kebijakan Fiskal Tahun 2021 Perkuat Daya Tahan Ekonomi Nasional

“Saya minta sekali lagi untuk dikalkulasi secara detail mengenai risiko pelemahan ekonomi global termasuk akibat dari merebaknya virus korona yang terjadi di awal tahun ini dan kemungkinan dampak ekonomi lanjutan di tahun 2021. Langkah-langkah mitigasi yang kita kerjakan tahun 2020 ini harus diperkuat lagi untuk tahun 2021,” ujar Presiden Joko

Top