#Gaspol Kementerian ESDM: Periode 2020-2024 Sektor Ketenagalistrikan Butuh 35.000 SDM

Pada periode tahun 2020-2024, sektor ketenagalistrikan membutuhkan sekitar 35.000 tambahan tenaga kerja. "Ini dari perhitungan teman-teman Kementerian ESDM dibutuhkan kira-kira tambahan tenaga kerja di sektor kelistrikan ini 35.000 orang," ujar Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), IGN Wiraatmaja saat membuka Focus Group

Kementerian ESDM: Penggunaan EBT Untuk Pembangkit Listrik Baru 13% , 2025 Ditargetkan 23%

“Di sisi lain kita punya potensi Energi Baru Terbarukan (EBT)  yang sangat besar tapi belum  dikelola  secara baik,” kata Agung Pribadi, dalam sambutan tertulis yang dibacakan pada Forum Tematik Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat (Bakohumas) di Clove Garden Hotel, Bandung, Jabar, Rabu (27/11) hingga Jumat (29/11). Menurut Agung, hingga saat ini pembangkit

Kunjungi K-Beauty Festival, Ibu Negara Iriana: Perawatan Diri Itu Penting, Terutama Bagi Wanita Seusia Mereka

Di sela-sela mendampingi Presiden Joko Widodo menghadiri sejumlah agenda kerja di Korea Selatan, Ibu Negara Iriana mengikuti acara yang diperuntukkan bagi pendamping para pemimpin negara. Salah satunya adalah mengunjungi ASEAN-Republic of Korea (RoK) K-Beauty Festival yang digelar di Busan Exhibition and Convention Center (BEXCO), Selasa, 26 November 2019. Setibanya di tempat

#MoU Kepala BKPM Bahlil: Investasi Hyundai Serap 3.500 Tenaga Kerja Dilakukan di Bekasi Dan Akan Berlanjut

Menko Maritim dan Investasi Luhut B. Pandjaitan mengaku bahagia menyaksikan penandatangan Perjanjian Kerja Sama (MoU) antara pemerintah Indonesia yang diwakili Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia dengan CEO Hyundai Motor Company, Won Hee Lee untuk investasi mobil, di pabrik Hyundai Motor Company, Ulsan, Korea Selatan (Korsel), Selasa (26/11)

Menlu Retno Marsudi: Pemerintah Korsel Dorong Investasi ke Indonesia

Mengenai pertemuan bilateral antara Presiden Jokowi dan Presiden Korsel Moon Jae-in, Menlu Retno Marsudi mengemukakan, kalau dilihat secara keseluruhan pembicaraan antara kedua presiden dalam situasi dunia yang tidak begitu baik saat ini, tetapi hasil dari pertemuan tersebut sangat baik, di Hotel Lotte, Busan, Korsel, Senin (25/11) malam. “Kenapa sangat baik? Karena

Cekidot! Bertemu Presiden Jokowi, 3 Usulan Peneliti Dan Ilmuwan Muda Indonesia Di Korea Selatan Untuk Mengembangan Riset Dan Inovasi

Presiden Joko Widodo pada hari ini, Senin, 25 November 2019, bertemu dengan sejumlah peneliti dan ilmuwan asal Indonesia yang berada di Korea Selatan. Dalam pertemuan yang digelar di Hotel Lotte, Busan, tersebut, Presiden Jokowi berpesan, salah satunya agar para ilmuwan tidak lupa untuk kembali dan membangun Tanah Air. Dalam pertemuan yang

Kunker Korsel, Menlu Retno Marsudi: Presiden Jokowi Akan Hadiri ASEAN-RoK CEO Summit Hingga Pertemuan Bilateral Dengan Presiden Moon Jae-in

Sejumlah agenda telah menanti Presiden Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya ke Korea Selatan, Senin, 25 November 2019. Agenda pertama yang akan dihadiri oleh Presiden Jokowi adalah pertemuan dengan ilmuwan dan peneliti dari Indonesia. Setelah itu, Presiden Jokowi akan melakukan peninjauan pameran inovasi pelayanan publik di Busan Exhibition and Convention Center (BEXCO).

#Gaspoll Presiden Jokowi: Per November 2019, Penerbitan Setifikat Tanah Sudah Capai 8,5 Juta

Presiden Joko Widodo menyampaikan kegembiraannya atas perkembangan penerbitan sertifikat bidang tanah di tanah air. Jika sebelumnya, setiap tahun hanya bisa menerbitan 500 ribu sertifikat, saat ini untuk 2019 sampai November saja sudah 8,5 Juta bidang tanah yang memperoleh sertifikat. Presiden mengaku ingat, pada akhir 2014 lalu dirinya mendapat laporan bahwa ada

#ReformasiPerijinan Kepala BKPM Bahlil Lahadlia: Melalui OSS Hanya 3 Jam Untuk Mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB)

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengemukakan, bahwa kepercayaan yang diberikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mengembalikan sepenuhnya kewenangan perizinan ke BKPM disertai dengan target peningkatan peringkat kemudahan berusaha Indonesia ke urutan 50 sebagai tanggung jawab yang besar, menyampaikan keterangan pers usai mengikuti Rapat Terbatas tentang Percepatan

Kepala BKPM Bahlil: Sekarang Investor Cukup Datang ke BKPM, Kami Bantu Mengurus Perizinannya

“Sekarang kalau teman-teman melakukan investasi, cukup datang ke BKPM nanti kita akan membantu untuk mengurus perizinannya, di kementerian mana yang selama ini menganggap itu sulit nanti kita yang akan mendampingi,” ungkap Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menyampaikan keterangan pers usai mengikuti Rapat Terbatas tentang Percepatan Kemudahan Berusaha, di Kantor Presiden, Jakarta,

Top